Pages

Saturday, May 2, 2009

Semalam di Caban Rondo Bersama Krew Teater Langit

malam tanggal 25 April 2009 kemaren krew teater langit meluangkan Waktunya bermalam dialam bebes hutan Caban Rondo. Diantaranya : Iqbal (Ibel), Suaidi (Cemet), Sofiq (Opiq), Ridho (Reedho’), Ahmed (Memet), Bambang (Abeng), Rijal (Ijal).

Saat berangkat di dalam bis Puspa Indah.

Baru turun dari Bis di depan gerbang Caban Rondo.

Udah nyampe diperkemahan, lagi nungguin masak mie.



Saatnya makan mie..laper bangetz…



Pagi-pagi setelah sarapan ada atraksi sembur api naga….



Setelah sarapan dan atraksi kita melantkan perjalanan menuju air terjun.

Dijalan ada mobi pickup petani dan kita sewa tuk nganterin kita ke air terjun. Semakin seru perjalanan.

Kita telah sampai di depan gapura air terjun Caban Rondo. Mejeng dulu…





Ini dia ne air terjunnya….keren bangetz kan??pokoknya indah bangetz deh….Suerr…!!



Setelah kita puas…akhirnya kita lanjutkan perjalanan pulang………

Saat-saat indah dan menyenangkan ini semoga bisa menjadi obat pelipur lara dalam hati pembaca…

Tunggu Edisi selanjutnya……………kita mau jalan-jalan lagi ke tempat yang berbeda…











Perjalanan mencari Semangat hati

Ku buka mata dan telinga mencoba tuk mengerti apa arti sesungguhnya hidup, setelah perjalanan panjang yang begitu melelahkan. Mulai dari aku masih duduk di bangku TK sampai saat ini..awalnya perjalan ini begitu menyenangkan, datar seperti arus sungai kali metro saat musim kemarau.namun kini kusadar, bahwa memang perjalanan hidup ini harus penuh perjuangan panjang yang begitu melelahkan dan penuh duri. Sampai pada saatnya nanti berhenti ketika jiwa dan raga ini sudah tidak menyatu lagi.

Apalah arti kemewahan bila kamu tidak mendapatkan kebahagiaan, apalah arti kesenangan bila sesungguhnya ada lobang dalam hati yang mengganjal dan kamu tidak tau itu. Apalah arti keshalehan bila kamu tidak ada manfaat bagi orang-orang yang ada di sekelilingmu. Apalah arti kesuksesan bila tidak ada kesenangan didalamnya dan kamu tidak taat ibu bapakmu. Apalah arti………..apalah arti hidup bila tidak ada ketaatan pada Rabbmu…tidak ada keimanan dalam hatimu. Karna hanya imanlah yang akan menyejukkan hatimu.

Ini bukan puisi, bukan pula syair, apalagi lyric lagu yang biasa dinyanyikan grup Band papan atas seperti Letto, peterpen, Hijau daun, gigi, dan sederet penyanyi lainnya, ini hanyalah ungkapan isi hati yang aku sendiri tak bisa memaknainya..